Utsman radyallahu ‘anhu mengatakan bahwa barangsiapa memelihara shalat lima waktu pada waktunya, maka Allah memuliakan dia dengan sembilan macam kemuliaan, yaitu:
أولها: أن يحبه الله
Dicintai Allah
ويكون بدنه صحيحا
Badannya sehat
وتحرسه الملائكة
Dipelihara oleh malaikat
أولها: أن يحبه الله
Dicintai Allah
ويكون بدنه صحيحا
Badannya sehat
وتحرسه الملائكة
Dipelihara oleh malaikat
وتنزل البركة فى داره
Dituruni berkah di rumahnya
ويظهر على وجهه سيماء الصالحين
Di wajahnya tampak tanda2 orang yang shaleh
ويلين الله قلبه
Hatinya dilunakkan Allah
ويكور على صراط المستقيم كالبرق اللامع
Dia akan menyebrang shirath (jembatan pada hari kiamat) seperti kilat
Dituruni berkah di rumahnya
ويظهر على وجهه سيماء الصالحين
Di wajahnya tampak tanda2 orang yang shaleh
ويلين الله قلبه
Hatinya dilunakkan Allah
ويكور على صراط المستقيم كالبرق اللامع
Dia akan menyebrang shirath (jembatan pada hari kiamat) seperti kilat
وينجيه الله من النار
Allah akan menyelamatkan dia dari api neraka
وينزله الله فى جوار الذين لا خوف عليهم ولا هم يحزنون
Allah akan menempatkan mereka (kelak di akhirat) bertetangga dengan orang-orang yang tidak pernah mengeluh atau merasa berduka
Allah akan menyelamatkan dia dari api neraka
وينزله الله فى جوار الذين لا خوف عليهم ولا هم يحزنون
Allah akan menempatkan mereka (kelak di akhirat) bertetangga dengan orang-orang yang tidak pernah mengeluh atau merasa berduka
Hal ini sesuai dengan sabda Nabi saw. Barangsiapa memelihara shalat lima waktu, maka dia memperoleh cahaya, hujjah/ dalil dan keselamatan pada hari kiamat. Dan barangsiapa tidak memeliharanya, maka tidak akan ada baginya cahaya, hujjah dan tidak ada pula keselamatan.
Sedangkan dia di hari kiamat nati digolongkan bersama Fir’aun, Qarun, Haman, dan Ubay bin Khalaf (HR. Ibnu Nashr)
جاري تحميل الاقتراحات...