6 Tweets 2 reads Dec 20, 2023
Update Kasus Gagal Ginjal Akut.
Sejak Februari @BPOM_RI ngang ngong ngang ngong gak kooperatif dan menyangkal soal kelalaian mereka mengakibatkan 190 balita tewas. Bareskrim Polri yg sejak Juni menemukan dugaan keterlibatan @BPOM_RI sebagai pihak yg menyebabkan 190 balita meninggal dunia dan 136 sakit-sakitan. Karena @BPOM_RI banyak cing-cong muter-muter gak jelas dalam penuntasan kasus ini, sekarang Polri ngegas dengan naikin ke penyidikan.
Ditunggu tersangka barunya dari pihak @BPOM_RI nya Pak Polisi @dittipidter_ofc, enak aja mau buang badan seolah BPOM suci gak ada dosa di kasus ini.
voi.id
Tindakan menjerat @BPOM_RI dipertanyakan publik karena cuma pihak swasta yg dihukum padahal lembaga ini regulator peredaran obat. ''Sudah dalam proses, tinggal menaikkan sidik saja. Sudah ada beberapa yang kita periksa, tunggu aja" kata Brigjen Saifuddin
voi.id
Oktober lalu di persidangan bapuk yg menuntut PT Afi Farma berujung cuma dituntut 2 tahun doang itu. Terdakwa PT Afi Farma jelas mengatakan mereka gak pernah diaudit BPOM, yg mana artiny gabut ini BPOM kaga kerja pengawasan obat.
Udah satu setengah tahun teriak soal ini, gak kelar-kelar bang.
Kasus Gagal Ginjal Akut dimulai sejak Juni 2022. Sampe ganti tahun 2023 dan dikit lagi mau ganti tahun 2024 gak ada minta maaf ke 326 anggota keluarga korban.
Penyebab gak mau minta maaf ya karena @BPOM_RI gak mau mengakui kesalahannya.
Silakan isi polling di bawah.

Loading suggestions...