NailulAuthor
NailulAuthor

@Bianisme

14 Tweets 16 reads Feb 08, 2023
انفل هذه القصة من الكتاب المواعظ و المجالس للإمام ابن الجوزي، عبدالرحمن بن علي بن محمد الجوزي القرشي البغدادي، ابو الفرج..
Saya Nukil Kisah ini dari kitab Al-Mawaidz wal Majalis yang ditulis oleh Al-Imam Ibnul Jauzi
Malik ibn Dinar dan Seorang Pencuri
Ketika Malik ibn Dinar sedang melaksanakan Sholat Tahajud, ia melihat ada seorang pencuri atau tamu yg tak diundang masuk ke dalam rumahnya.
Setelah selsai meringkas sholatnya Malik Ibn Dinar berkata kepada Pencuri tersebut :
wahai saudaraku semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala mengampuni dosamu. karena engkau telah masuk ke dalam rumah ini, tanpa bisa membawa apa-apa, tapi kemari lah agar supaya engkau keluar dari rumah ini bisa membawa sesuatu yg bermanfaat untuk kau bawa pulang nantinya..
Maka Malik ibn Dinar berkata : Shalat lah karena dengan shalat dua rakaat kau akan mendapatkan apa yg lebih dari dunia dan seisinya. Kemari lah seru Malik ibn Dinar dengan penuh kelembutan kepada pencuri tersebut.
Maka Pencuri tersebut menuruti seruan Malik ibn Dinar ia pun Sholat dua Raka'at. Setelah Pencuri itu menyelesaikan shalatnya, ia pun berkata kepada Malik ibn Dinar, Bolehkah aku menambah shalatku wahai tuanku ?
Dengan wajah berbinar dan penuh senyum Malik ibn Dinar menjawab : Shalat lah sebanyak yg ditakdirkan Allah untukmu.
karena asyik dengan ibadahnya si Pencuri ltu pun sholat hingga menjelang Subuh, maka Malik ibn Dinar berkata : Sekarang pulanglah dalam keadaan yg berbahagia.
Tapi pencuri tersebut Justru berkata : Wahai, tuanku bolehkah aku di sini berasama mu hingga pagi hari menjelang.? karena aku berniat untuk puasa hari ini bersamamu, ketahuilah sungguh aku merasakan lezatnya beribadah di sini bersamamu tuanku.
Malik ibn Dinar menjawab : Dengan senang hati, selama engkau mau tinggallah bersamaku.
( Karena hatinya seorang sufi itu luasnya bagai samudera maka ia dapat menampung apapun yg datang kepadanya )
Maka Malik ibn Dinar tak akan mau menolak permintaan walaupun dari seorang pencuri
Maka ia pun tinggal beberapa hari bersama Malik Ibn Dinar hingga ia menghiasi hari harinya dengan shalat dan dzikir.
dan akhirnya ia bertekad untuk bertaubat setelah pertemuannya dengan Malik ibn Dinar.
Setelah beberapa hari ia tinggal bersama Malik Ibn Dinar ia pun pulang, dalam perjalanan pulang ia bertemu dengan kawannya yg juga berprofesi sebagai seorang pencuri, dan kawannya bertanya kepada si pencuri itu ; berapa nilai harta karun yg berhasil kau curi hari ini.?
Si Pencuri menjawab ketahuilah : aku hendak mencuri di rumahnya Malik Ibn Dinar.
Tapi dia terlebih dahulu mencuri hatiku sebelum aku mencuri hartanya, hingga aku bertaubat kepadaNya. Inilah harta karun yg aku dapatkan hari ini Kata si pencuri itu kepada temannya.
kisah nyata dalam kehidupan di atas menunjukkan betapa dahsyatnya kekuatan akhlak yg mulia hingga mampu merubah seorang manusia nista, menuju mulia ketika bertemu dengan hamba yg berbalut akhlak yg mulia nan terpuji.
Dan begitulah akhlak para Sholihin.
Dari kisah ini kita bisa belajar Jadilah orang berilmu yg penuh dengan akhlak yg mulia serta jadilah hamba yg bening hatinya merespon setiap kebaikan saudaranya..
Waullah a'lam.
Semoga bermanfaat.

Loading suggestions...