#SahabatIbadah
#SahabatIbadah

@BincangSyariah

7 تغريدة 9 قراءة Oct 11, 2022
Salah satu kemajuan zaman yang harus disyukuri adalah mudahnya mencari informasi yang dibutuhkan, misalnya belajar agama di internet.
Tapi apakah kemudahan belajar agama dari internet sekarang ini tanpa ada resiko?
Hal terpenting dalam belajar ilmu agama adalah sanad, sederhananya sanad adalah rangkaian urutan orang-orang (ulama) yang menjadi sandaran atau perantara (wasilah) yang menghubungkan satu hadis atau sunah yang sampai pada Nabi.
Banyaknya konten keislaman yang bertebaran di media sosial dan internet secara keseluruhan bisa jadi bumerang tersendiri, karena apapun yang dibagikan di internet, akhirnya tergantung pada pemahaman orang-orang yang membaca atau menontonnya.
Sepositif apapun konten keislamannya.
keberlimpahan konten keislaman yang saling tumpang tindih saat membahas satu isu, membuat masyarakat seperti berada di persimpangan antara memilih yang menghalalkan atau mengharamkan.
Contohnya musik, sampai sekarang masyarakat masih terbagi dalam dua kubu dan sibuk berdebat.
Bahaya selanjutnya adalah merasa cukup dengan browsing di media sosial untuk mencari tau hukum suatu permasalahan.
Akibatnya banyak yang merasa tidak perlu berguru pada ulama, padahal ilmu agama sejatinya harus punya sanad atau penanggung jawab supaya tidak salah memahami hukum.
Akhirnya banyak orang-orang yang bersikap "keras" dalam bermuamalah (hubungan antar sesama manusia) hanya karena salah memahami satu ayat atau satu hadis, padahal Islam yang dibawa Nabi untuk menyempurnakan akhlak (cara bersikap) dan menyebarkan rahmah (kasih sayang).
Mulai bijak memilih konten keislaman yang dibagikan di media sosial dan internet secara keseluruhan, jangan diambil dan disebarkan ajaran kekerasan yang mengatasnamakan Islam, karena Islam tidak mengajarkan hal itu.
Kekerasan biasanya hasil dari pemahaman orang-orang yang salah.

جاري تحميل الاقتراحات...